BERITA

Pendiri WhatsApp Benci dengan Iklan

Pendiri dan CEO WhatsApp, Jan Koum langsung mengumumkan messaging ciptaannya tak akan dipenuhi iklan—meski telah diambil alih Facebook. Koum meyakinkan kepada pelanggan setianya, fokus WhatsApp tetap untuk memberikan layanan messaging yang terbaik kepada pengguna. Koum memang tercatat sudah lama membenci iklan, misalnya untuk branding perusahaan. Saat masih bekerja di Yahoo, sepanjang 1997 hingga 2006, Koum memang tercatat sangat membenci iklan, jauh sebelum melahirkan WhatsApp pada 2010. Koum mengaku lebih nyaman bekerja tanpa berhubungan periklanan, melansir Forbes, Rabu 26 Febuari 2014. Ia punya alasan. "Berurusan dengan iklan menyedihkan. Anda tidak dapat membuat kehidupan seseorang jadi lebih baik dengan membuat periklanan," kata dia. Pada pertengahan 2011, Komitmen Koum agar WhatsApp bersih dari iklan tetap bertahan. Dan komitmen ini ternyata tak membuat WhatsApp kehilangan investor. Pemodal ventura Sequoia, Jim Goetz pun tak masalah dengan komitmen Koum itu.

http://teknologi.news.viva.co.id/news/read/484537-kisah-pendiri-whatsapp-yang-benci-dengan-iklan